Mata Mata

Hidup di Kota Mati

Sinopsis

Bagaimana rasanya tinggal di sebelah makam, berhadapan dengan makam?

Hafidz Lubis @hafidz , akan menceritakannya kepada kita, melihat potret hidup di Kota Mati, Mesir.

Kota Mati (City of the Dead) adalah nama populer lain dari El Arafa, sebuah kompleks pemakaman raksasa di bagian timur Kairo, Mesir.

Penduduk Kairo meyakini, area ini sudah ada sejak abad ke-7. Namun, akibat urbanisasi besar-besaran, sejak tahun 1950 area pemakaman ini bertambah fungsinya menjadi permukiman.

Hingga kini, banyak alasan mengapa orang-orang bertahan tinggal di antara makam. Ada alasan sentimental, ingin selalu berada dekat orang (keluarga) yang meninggal; agar tetap bisa merawat bangunan itu.
Ada juga karena alasan ekonomi.

Namun berbeda dengan Abu Hasyim, yang sudah tinggal dari lahir di El Arafa.
Ia menganggap, tinggal di El Arafa adalah rahmat dari Sang Pencipta.

"Ini hal yang biasa bagi kami. Orang yang di luar mungkin takut tidur di samping kuburan. Tetapi kami, siang dan malam semua itu ada di pikiran kami dan (kematian) di depan mata kami. Dan kalau sudah waktunya pasti kita akan dikuburkan. Kami selalu diingatkan."