Mata Najwa
Part 1 - Bangsa Sadar Bencana

Pilot: Antonius Malaikat Pelindung Saya

Sinopsis

Tragedi gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, membawa duka bagi kita semua. Di tengah duka, ada sejumlah kisah heroik dan inspiratif yang setidaknya menyadarkan kita semua, bahwa kita bersaudara dalam suka dan duka. Saat ini sudah hadir di Mata Najwa, Tria Utari, pramugari maskapai Garuda Indonesia dan Captain Ricosetta Mafella, pilot Batik Air yang menjadi saksi tragedi tersebut.

Tria, pramugari maskapai Garuda Indonesia, saat kejadian berada di Hotel Mercure, lantai 3 kamar 306. Saat itu dirinya sedang berbaring di kamar dan merasakan gempa yang sangat besar. “Saya sempat mau turun dari hotel, tapi dilarang oleh seorang anggota Brimob karena ada tsunami. Itu gemuruhnya sangat kencang sehingga saya lari ke rooftop,” kata Tria.

Ricosetta Mafella, pilot maskapai Batik Air mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada petugas ATC, Anthonius Agung yang menjadi korban demi menerbangkan pesawatnya. “Saya merasa mendapat bisikan untuk segera berangkat. Saat saya meminta izin terbang, almarhum membalas dan segera menyiapkan saya terbang. Saat saya panggil, almarhum tidak menjawab. Saya hanya melihat laut bergelombang besar. Almarhum Agung malaikat pelindung saya,“ kata Rico.