Mata Najwa
Part 1 - Satu atau Dua

Siapa Paling Merakyat, Jokowi atau Prabowo?

Sinopsis

Masa kampanye telah bergulir, barisan tim pemenangan telah bergerak. Beragam isu diolah untuk saling menyerang atau mengunggulkan calon presiden dari masing-masing kubu. Mata Najwa menghadirkan barisan tim pemenangan masing-masing kandidat, di antaranya Budiman Sudjatmiko dari kubu Jokowi-Ma’ruf dan Dahnil Anzar Simanjuntak dari kubu Prabowo-Sandi.

Lembaga Survei Poltracking pernah merilis hasil survei mengenai preferensi pemilih yang mengungkap sifat atau kriteria presiden yang diharapkan rakyat. Terdapat tegas dan merakyat.

Menurut Budiman, Jokowi dan Maruf sangat merakyat dan dipanggil sejarah untuk memimpin. “Ini menjungkirbalikkan teori-teori pembangunan atau politik, yang biasanya hadir dari klan politik atau dinasti. Namun berhasil membangun bangsa ini, dan jadi role model kepemimpinan,” kata Budiman.

Sementara Dahnil, melihat Prabowo keras dalam prinsip, tapi pro rakyat. Hari ini, kata Dahnil, Indonesia butuh kepemimpinan yang berani dan tidak bisa dikontrol oleh bangsa lain. “Beliau sangat otentik. Hidup dan tampil sesuai dirinya sendiri. Beliau mengajarkan kepada publik untuk hidup jujur, tanpa harus dibuat-buat,” kata Dahnil.